Call Us : ( +62 )821 3485 1327
Pin BB : 25A87B74
Senin - Jumat : 08.00 - 17.00
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Kamis, 05 Desember 2013

Temulawak



Temulawak termasuk jenis tumbuh-tumbuhan bahan obat herbal yang batang pohonnya berbentuk batang semu dan tingginya dapat mencapai 2 meter. Daunnya lebar dan pada setiap helaian dihubungkan dengan pelapah dan tangkai daun yang agak panjang. Temulawak mempunyai bunga yang berbentuk unik (bergerombol) dan berwarna kuning tua. Temulawak (Curcuma xanthorrhiza) yang berasal dari famili Zingiberaceae, banyak ditemukan di hutan-hutan daerah tropis, termasuk di Indonesia. Daerah tumbuhnya selain di dataran rendah juga dapat tumbuh baik sampai ketinggian tanah 1500 meter di atas permukaan laut. Rimpang temulawak mempunyai beberapa kandungan senyawa kimia antara lain berupa fellandrean, turmerol., minyak atsiri, kamper, glukosida, foluymetik karbinol. Selain itu, juga mengandung kurkumin yang bermanfaat sebagai anti inflamasi (anti radang) dan anti hepatotoksik. Temulawak juga dikenal dengan beberapa nama antara lain temu putih, koneng gede (Sunda), temu labak (Madura). Rimpang temulawak sejak lama dikenal sebagai bahan obat herbal. Rimpang temulawak memiliki aroma dan warna yang khas dengan  aroma yang tajam dan daging buahnya berwarna kekuning-kuningan.

Temulawak telah dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat karena kegunaannya yang beraneka ragam. Temulawak dapat digunakan sebagai obatherbal untuk : Sakit liver, Sakit ginjal, Sakit pinggang, Sakit asma, Sakit kepala dan masuk angin, Sakit maag, Sakit perut, Menghilangkan bau amis sewaktu haid, Melancarkan ASI, Sembelit, Menambah nafsu makan, Yang perlu diperhatikan yakni air perasan dari temulawak, jangan diminum mentah karena dapat berbahaya bagi ginjal.

Tips Menjaga Kesehatan Liver
Liver atau hati merupakan organ yang terbesar dalam tubuh dan sangat vital. Hati memiliki berbagai fungsi antara lain untuk pertahanan tubuh, mendetoksifikasi racun-racun di dalam tubuh, menghasilkan empedu dan berperan dalam proses metabolisme (karbohidrat, protein, lemak dan vitamin). Gangguan pada hati seringkali tidak menunjukkan gejala pada awalnya. Oleh karena itu, menjaga dan melindungi hati sedini mungkin merupakan langkah yang paling tepat. Bagaimanapun juga, pencegahan selalu menjadi obat yang terbaik. Berikut ini beberapa hal yang dapat dilakukan untuk melindungi dan menyayangi liver atau hati agar tetap sehat dan dapat berfungsi dengan baik :
  • Jaga kebersihan diri dan lingkungan, termasuk peralatan makan dan minum yang digunakan.
  • Konsumsi makanan yang sehat dengan kandungan gizi seimbang.
  • Konsumsi makanan dan minuman yang terjaga kebersihannya sehingga terhindar dari resiko terkontaminasi virus.
  • Hindari penggunaan barang-barang pribadi, seperti pisau cukur, gunting kuku, sikat gigi, dll secara bersamaan dengan orang lain untuk menghindari penularan virus hepatitis.
  • Jangan sembarangan minum obat dan hindari penggunaan obat yang berlebihan karena dapat memperberat kerja liver.
  • Hindari penggunaan jarum suntik bekas, jarum akupuntur dan alat tato yang tidak steril.
  • Hindari gaya hidup yang kurang sehat, seperti minum minuman beralkohol, menggunakan narkotika dan sering berganti pasangan seks.
  • Istirahat yang cukup untuk mengembalikan kondisi fisik dan pikiran.
  • Hati-hati dengan apa yang kita hirup seperti pembasmi serangga, bahan cat, asap kendaraan, dll karena dapat memperberat kerja liver.
  • Lakukan check-up SGPT / SGOT secara rutin. Pemeriksaan kadar SGOT dan SGPT sering digunakan sebagai acuan untuk menentukan kesehatan liver atau hati secara umum. SGOT dan SGPT merupakan enzim yang banyak terdapat dalam sel-sel hati. Bila terjadi kerusakan karena sesuatu hal pada sel/jaringan tubuh yang banyak mengandung enzim tersebut, maka enzim tersebut akan terlepas dan masuk kedalam peredaran darah sehingga kadarnya di dalam darah akan meningkat.
  • Lakukan imunisasi (vaksinasi), Vaksin hepatitis membuat tubuh memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik. Dengan demikian, virus hepatitis yang akan menginfeksi tubuh dihancurkan ketika masuk ke dalam tubuh. Vaksinasi terutama diberikan kepada orang-orang yang beresiko tinggi, seperti orang yang sering kontak dekat atau tinggal serumah dengan penderita, orang yang akan bepergian atau tinggal di daerah endemis, bayi yang lahir dari ibu penderita hepatitis atau carier (pembawa), tenaga kesehatan dan petugas laboratorium.
  • Mengkonsumsi CURMINO obat herbal ekstrak temulawak secara rutin.
Obat Herbal
Curmino mengandung 100% ekstrak Curcumae xanthorrhizae Rhizoma (Temulawak) yang setara dengan 5 mg curcumin.
Cara Pemakaian CURMINO :
Pencegahan : 1 kali sehari 1 kapsul
Pengobatan  : 3 kali sehari 1 kapsul
Jagalah Hati Kita Dengan Temulawak.

Herbalmedika adalah Distributor Obat Herbal terpercaya untuk solusi hidup sehat panjang umur dengan Obat Herbal dan Pengobatan Herbal Juga sebagai Distributor Obat obatan dan Alat kesehatan.
temulawak

Rematik



Rematik merupakan penyakit sendi yang disebabkan kelainan struktur tulang, misalnya bentuk kaki X, atau O, kegemukan, atau usia lanjut, dan juga bisa karena turunan. Penyakit rematik tidak dapat disembuhkan tetapi hanya bisa dicegah kambuhnya. Beberapa hal yang menyebabkan kambuhnya penyakit rematik antara lain beban berlebihan pada sendi tulang yang memiliki rematik dan suhu dingin.

Pada sendi, suatu jaringan tulang rawan yang biasa disebut dengan nama kartilago biasanya menutup ujung-ujung tulang penyusun sendi. Suatu lapisan cairan yang disebut cairan sinovial terletak di antara tulang-tulang tersebut dan bertindak sebagai bahan pelumas yang mencegah ujung-ujung tulang tersebut bergesekan dan saling mengikis satu sama lain.


Pada kondisi kekurangan cairan sinovial lapisan kartilago yang menutup ujung tulang akan bergesekan satu sama lain. Gesekan tersebut akan membuat lapisan tersebut semakin tipis dan pada akhirnya akan menimbulkan rasa nyeri.

Beberapa faktor resiko yang berhubungan dengan penyakit rematik antara lain :
- Usia lebih dari 40 tahun
- Jenis kelamin wanita lebih sering
- Suku bangsa tertentu
- Genetik
- Kegemukkan dan penyakit metabolik lainnya
- Cedera sendi, pekerjaan tertentu dan olahraga
- Kelainan pertumbuhan
- Kepadatan tulang

Gejala utama rematik adalah nyeri pada sendi yang terkena, terutama pada saat bergerak. Umumnya timbul secara perlahan-lahan, mula-mula terasa kaku, kemudian timbul rasa nyeri yang berkurang dengan istirahat. Terdapat hambatan pada pergerakan sendi, kaku pada pagi hari, kadang terdengar bunyi pada saat menggerakkan sendi, dan perubahan gaya berjalan. Tanda–tanda peradangan pada sendi pun sering kali ditemukan, seperti pembengkakan senndi, nyeri tekan, gangguan gerak, rasa hangat yang merata, dan warna kemerahan.
Pengobatan Rematik Dengan Obat Herbal :
DEEP SEA 2 x 2 softgel perhari
S.O.D 2 kaplet perhari
Herbalmedika adalah Distributor Obat Herbal terpercaya untuk solusi hidup sehat panjang umur dengan Obat Herbal dan Pengobatan Herbal. Juga sebagai Distributor Obat obatan dan Alat kesehatan.
Dengan obat herbal, Insya Allah sembuh dari rematik.

Penyakit Tipes



Obat Herbal juga sangat efektif untuk penyakit – penyakit infeksi, misalnya penyakit Tipes. Penyakit Tipes disebabkan karena infeksi bakteri Salmonella Typhi, dengan masa inkubasi bakteri di dalam tubuh penderita yang relatif lama (1 – 4 minggu). Bakteri masuk melalui makanan atau minuman yang sudah tercemar. Penyakit Tipes tidak ditularkan melalui penderita Tipes. Serangan bakteri Salmonella Typhi tersebut memang harus diwaspadai dan harus ditangkal dan diobati, karena  penyakit Tipes adalah sebuah penyakit yang bersifat multisistemik fatal,  dengan melibatkan banyak sistem tubuh secara serius, misalnya sistem pencernaan, sistem limpa, sistem koordinasi, sistem peredaran darah, sistem ekskresi, sistem integumen, dan lain-lain. Penyakit ini bisa berkembang menjadi obtundation (keadaan mental menurun yang akhirnya menjadi tidak peka terhadap rasa sakit), delirium (keadaan penderita yang susah memusatkan perhatian serta menjadi linglung),  pendarahan dan perforasi usus (usus berlubang) yang dapat berujung pada kematian.

Penyakit Tipes bisa dicegah dengan mewaspadai penyebarannya, dengan selalu menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan kebiasaan hidup sehat. Perlu juga dikenali gejala – gejala terkena serangan penyakit ini. Gejala penyakit Tipes berupa demam tinggi hingga 39 – 40 derajat Celcius. Demam ini akan berkurang jika diberi obat penurun panas. Sakit kepala (pusing), diare terus menerus, nafsu makan berkurang, sakit dan lemah seluruh badan, letargi (keadaan berkurangnya kemampuan berkonsentrasi atau pemusatan pikiran sehingga menjadi linglung dan tidak peka terhadap rasa sakit), sakit di bagian perut dan sakit di bagian dada selama sekitar 1 – 2 minggu. Oleh karena penyakit Tipes tidak memiliki gejala yang spesifik, diagnosis dokter serta pemeriksaan laboratorium mutlak diperlukan. Diagnosisnya berdasarkan pada tanda dan gejala yang terjadi sedangkan tes laboratorium berdasarkan pada ada tidaknya kandungan bakteri Salmonella Typhi pada darah.

Pada masyarakat  di Asia Tenggara, Cacing Tanah terutama dari jenis Lumbricus spp, biasa digunakan sebagai obat sejak ribuan tahun yang lalu. Cacing tanah telah dicantumkan dalam “Ben Cao Gang Mu”, buku bahan obat standar (farmakope) pengobatan tradisional China. Di China, cacing tanah akrab disebut ‘naga tanah’. Nama pasaran cacing tanah kering di kalangan pedagang obat-obatan tradisional China adalah ti lung kam. Saat ini, selain sebagai bahan baku obat, senyawa aktif cacing tanah dipakai juga sebagai bahan baku produk kosmetik, yang dimanfaatkan sebagai substrat pelembut kulit, pelembab wajah dan antiinfeksi.

VERMINT, OBAT HERBAL MUJARAB
Obat HerbalObat Herbal Vermint diproduksi oleh CV. Vermindo Internasional, yang beralamat di bekasi Indonesia. Obat Herbal ini sudah mendapatkan legalitas dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia, dengan nomor POM TR. 023 317 301. LPPOM MUI juga telah memberikan legalitas sebagai produk yang halal dengan nomor 00140049161208 untuk obat herbal Vermint.

Setiap satu butir kapsul obat herbal Vermint, mengandung ekstrak Lumbricus Rubellus 250 mg, yang sangat kaya akan Asam Archidonat, Enzym Lubrikinase, Katalase, Peroksidase, Selulose dan Lignase.  Sangat efektif untuk menyembuhkan penyakit – penyakit : Tipes, Demam Tinggi, Demam Berdarah, Migrain, Ambeien, Kolesterol tinggi, Diabetes, Darah Tinggi, Rehabilitasi Stroke, Bronchitis, Asma, Hepatitis, Rematik, Asam Urat, Anemia, Hipotensi, Eksim, Biduran, Diare, Maag, Meningkatkan Vitalitas Pria dan Mempercepat Penyembuhan Luka. Bekerja secara Bio Medicine, obat herbal vermint, aman dikonsumsi semua umur, dalam waktu lama terus menerus, tanpa efek samping dan dapat digunakan bersamaan dengan pengobatan Dokter.

Obat Herbal Vermint dikemas dalam dua macam kemasan. Botol kecil obat herbal Vermint berisi 12 kapsul dengan harga Rp. !7.000. Botol besar obat herbal Vermint  berisi 30 kapsul dengan harga Rp. 40.000. Dengan dosis pemakaian 3 X 2 kapsul perhari untuk dewasa dan 3 X 1 kapsul perhari untuk anak – anak, akan sangat efektif untuk penyembuhan penyakit dan perawatan kesehatan kita.

Hidup sehat bahagia dengan obat herbal.

Penyakit Paru-paru


Penyakit Paru-paru masih terjadi dalam banyak kasus di indonesia. Paru – paru adalah salah satu organ vital bagi kehidupan manusia. Bila organ ini tidak berfungsi, manusia atau mamalia yang bernapas dengan paru – paru  tidak akan hidup. Berikut ini 7 penyakit paru-paru yang paling sering terjadi di Indonesia.

1. ASMA ( atau Asma Bronkial )
Serangan asma terjadi terutama bila ada faktor pencetus. Faktor pencetus serangan asma dari luar dapat berupa perubahan cuaca (dingin, hujan, gerah), debu, polusi udara, zat-zat kimia mulai dari obat anti nyamuk, sampai wangi-wangian atau berbagai jenis makanan. Dari dalam tubuh dapat berupa infeksi virus, sinusitis atau stres (banyak pikiran, emosi dll). Semua faktor pencetus tersebut bersifat individual dimana faktor pencetus satu orang berbeda dengan faktor pencetus orang lain.
Pengobatan untuk penyakit paru-paru ini, sekali lagi yang utama sebenarnya adalah MENGHINDARI FAKTOR PENCETUS. Obat  untuk asma terdiri dari OBAT PELEGA dan OBAT PENCEGAH. Pada asma yang ringan dengan serangan yang sangat jarang, kadang hanya sekali atau 2 kali dalam setahun, obat yang digunakan cukup obat pelega saja. Untuk jenis asma sedang atau berat dengan serangan yang lebih sering terjadi maka obat pelega harus disertai obat pencegah.

2. TUBERKULOSIS (TB)
Penyakit tuberkulosis atau TB paling sering menyerang organ paru – paru, tetapi sebagian kecil dapat menyerang organ-organ lain, misalnya otak, tulang, kelenjar getah bening, kulit, usus, mata, telinga dll. Lokasi dari organ yang terkena TB menunjukkan gejala khusus, misalnya TB usus akan menimbulkan gejala diare yang tidak sembuh-sembuh. TB kelenjar bening biasanya tidak menimbulkan keluhan, kecuali kelenjar getah bening di leher yang makin lama makin membesar. TB tulang,  tergantung letak tulang yang terkena, yang tersering adalah tulang belakang dengan tanda klinik berupa tulang punggung yang menonjol dan bengkok. TB telinga akan mengeluarkan cairan dari telinga-tengah biasanya jernih dan tidak berbau. TB selaput otak akan memberi gejala yang lebih berat, seperti kejang-kejang dan kaku kuduk. Temasuk TB ekstra paru tetapi masih dirongga paru – paru  yaitu Pleuritis TB, suatu penyakit TB dengan manifestasi menumpuknya cairan dirongga paru – paru, tepatnya diantara lapisan luar dan lapisan dalam paru. Gejala yang timbul berupa demam sakit dada dan demam tinggi, bila jumlah cairan yang menumpuk sangat banyak akan menimbulkan sesak napas.  TB ekstra paru tersebut dapat berupa penyakit paru-paru yang berdiri sendiri atau kadang bersamaan dengan penyakit TB Paru. Pengobatan TB yang optimal adalah 6 (enam) bulan.

3. PNEUMONIA
Pneumonia adalah penyakit paru-paru yang disebabkan oleh kuman atau bakteri selain kuman tuberkulosis. Pneumonia merupakan penyakit yang tidak menular. Dikenal 2 jenis pneumonia, yaitu pneumonia yang dijumpai di masyarakat dan pneumonia yang terjadi di rumah sakit (pneumonia-nosokomial). Untuk yang pertama, kuman yang sering menyebabkan adalah Streptokokus dan Stafilokokus. Sedang untuk yang kedua, kuman Pseudomonas adalah yang sering ditemukan. Pengobatan yang utama adalah pemberian antibiotika. Tahap awal sebelum ada hasil biakan kuman dari dahak, pemberian antibiotika diberikan secara empirik. Hal ini tergantung dari pengalaman dokter untuk memilih antibiotika. Dalam keadaan berat sebaiknya penderita dirawat di rumah sakit. Komplikasi : Sepsis (kuman menyebar keseluruh tubuh melalui aliran darah), emfisema dan abses paru.

4. BRONKITIS
Bronkitis adalah radang saluran napas. Dikenal 2 jenis bronkitis, yaitu akut dan kronik. Bronkitis akut dapat disebabkan oleh infeksi maupun bahan-bahan yang merangsang, termasuk bahan kimia. Infeksi bisa oleh virus atau bakteri. Bronkitis kronik sifatnya irreversible (menetap/tidak bisa sembuh) dan progresif, artinya penyakit makin lama makin berat. Penyebab bronkitis kronik adalah bahan iritan, radikal bebas serta gas-gas yang beracun yang mengiritasi selama beberapa puluh tahun secara terus-menerus. Gas-gas berbahaya tersebut terdapat didalam asap rokok, yang akan memperparah penyakit paru-paru ini.

5. KANKER PARU
Kanker adalah pertumbuhan jaringan yang ‘ganas’ dengan ciri pertumbuhan tidak terkendali, cepat dan menyebar jauh. Penyebaran kanker paru yang sering terjadi yaitu ke hati, otak dan kelenjar ginjal. Penyebab kanker secara umum memang belum jelas tetapi khusus untuk kanker paru, kebiasaan merokok ternyata mempunyai hubungan yang jelas, karena dari 100 orang yang menderita kanker paru, 90 orang diantaranya ternyata mempunyai riwayat kebiasaan merokok sebelumnya. Hubungan yang erat ini juga terbukti dengan dosis-akibat. Bila seseorang merokok lebih lama, lebih banyak jumlah batang, lebih dalam cara menghisapnya maka kemungkinan terkena penyakit paru-paru lebih tinggi. Pengobatan penyakit paru-paru ini tergantung jenis kanker dan stage/stadium/derajat.Untuk mengetahui jenis biasanya dilakukan BIOPSI. Dengan biopsi kita bisa membedakan tumor itu JINAK atau GANAS (KANKER) yang memperparah penyakit paru-paru tersebut.

6. EMFISEMA
Emfisema yaitu keadaan paru yang lembek dan sudah kehilangan elastisitasnya. Penyakit paru-paru ini disebabkan oleh asap rokok, karena dalam asap rokok terkandung zat yang merusak jaringan elastin dalam paru. Bila paparan ini berlangsung setiap hari selama berpuluh-puluh tahun maka kerusakan yang sedikit, lama kelamaan menyebabkan kerusakan yang masif dan permanen. Karena jaringan elastin ini rusak maka gelembung udara (alveoli) menjadi lembek, dan beberapa mengalami kerusakan. Akibatnya udara kotor (CO2) tidak bisa dipompa keluar dengan kata lain terperangkap di dalam paru, sehingga menumpuk di dalam paru (sebagian diserap lagi kedalam darah). Hal ini berakibat menghambat masuknya udara bersih atu O2 masuk kedalam paru. Penyakit Emfisema bersama dengan Bronkitis Kronik digolongkan menjadi Penyakit Paru-paru Obtruktif Kronik (PPOK).

7. PLEURITIS (Penyakit Paru-paru Basah ? )
Pleuritis, bila diterjemahkan secara harfiah adalah ‘radang pleura’. Pleura adalah lapisan tipis pembungkus paru. Dikenal 2 macam pleuritis, yaitu yang kering dan basah. Di Indonesia paling sering dijumpai radang selaput paru yang basah. Efusi pleura adalah penumpukan cairan di rongga pleura. Kelainan bisa disebabkan penyakit  paru-paru maupun dari luar paru. Volume cairan juga bervariasi, mulai sedikit sampai lebih dari 1 liter. Bila volume cairan banyak, akan menimbulkan keluhan sesak napas yang makin lama makin berat. Keadaan ini harus segera mendapatkan penanganan. Pengobatanpenyakit paru-paru ini dilakukan dengan tindakan terapeutik adalah mengambil cairan sebanyak-banyaknya sampai sesak napas menghilang. Pengobatan selanjutnya tergantung penyebab pleuritis ( penyakit paru-paru basah ).

Dengan mengetahui berbagai penyakit paru-paru dan bagaimana penyakit paru-paru tersebut terjadi, maka dapat dilakukan upaya-upaya pencegahan penyakit paru-paru. Pola hidup sehat, gizi atau nutrisi yang baik disertai olahraga secara teratur, akan mampu meningkatkan daya tahan tubuh untuk menangkal penyakit paru-paru ini. Menghindari polusi udara, usaha menjauhi asap rokok atau berhenti merokok  adalah usaha yang mulia dalam rangka mencegah penyakit paru-paru. Meskipun kemajuan dalam pengobatan ilmu kedokteran sudah demikian pesat, akan tetapi semua bentuk pengobatan, untuk penyakit apa saja akan memerlukan biaya yang tidak sedikit, disamping kehilangan waktu yang sangat  berharga, maka ungkapan lama  masih tetap berlaku, yaitu : Lebih Baik  Mencegah  Daripada Mengobati penyakit paru-paru.